Sabtu, 04 Februari 2012
Radar Jogja: Jemparingan Rebutkan 10 Gram Emas Ekoloyo
Acara yang digelar setiap 70 hari sekali ini diikuti peserta dari berbagai tempat. Mulai dari Kota Jogja, Sleman, Bantul, Wonosari, Banjarnegara, Klaten, Samarinda, dan satu peserta dari Polandia yang kebetulan datang ke Jogja dan tertarik untuk mencoba lomba tersebut. “Memperebutkan hadiah 10 gram Emas Ekoloyo ,” kata KRT Wasisominoto, Panitra Panahan Tradisi Mataram ... - Baca selengkapnya.
Rabu, 01 Februari 2012
Lingkar Berita: Aksi para Robin Hood Jogjakarta
Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) memiliki pesona budaya yang cukup bersinar dan variatif. Dari tarian, wayang, batik, dan berbagai pernak-pernik budaya tradisional lainnya. Beberapa sudah mulai dilupakan oleh masyarakat. Salah satunya, kebudayaan memanah tradisional ala Robin Hood ini.
Selasa, 03 Januari 2012
Tripadvisor: Javanese Culture Museum
"In addition, tourists can also enjoy the performing arts with a different schedule each day. The show was started of puppet people, macapat, puppet show, puppet show, and dances. To enjoy art performances travelers do not need to incur additional costs. If coming on Tuesday wage, you can watch the race jemparingan or archery style Kemandhungan Mataraman in the South. Jemparingan held in connection remains palace Sri Sultan HB X The uniqueness of this jemparingan each participant is required to wear traditional Javanese and archery in a sitting position ..." - Baca selengkapnya.
Senin, 02 Januari 2012
About.com: A Royal Palace for Indonesia’s Longest-Ruling Regal Line
"An ancient Javanese competition is performed regularly on the Kraton grounds: the Jemparingan is a test of Javanese archery skill, conducted at the Halaman Kemandungan south of the Kedaton. Participants dress in full Javanese batik and shoot while sitting cross-legged at a 90-degree angle; the position is supposed to simulate the motion of shooting from horseback, as the ancient Javanese were supposed to do. Jemparingan competitions are held on Tuesday afternoons that coincide with the wagé days of the Javanese calendar, which roughly happen every 70 days ..." - Baca selengkapnya.
Jumat, 23 September 2011
Jemparingan Mataraman dalam Iringan Gendhing Pandhelori
Kamis, 25 Agustus 2011
Panahan Tradisional Berkuda ala Hongaria
Dahulu, orang Eropa begitu takut dengan kehebatan pemanah berkuda bangsa Hongaria. Di abad ke-9 dan ke-10 sempat muncul pepatah "Tuhan menyelamatkan kita dari panah orang Hongaria" ...
Sabtu, 19 Februari 2011
Liputan Jemparingan: Media Indonesia
Langganan:
Komentar
(Atom)

